Assalamualaikum wr wb
Para pembaca yang budiman, sudah menjadi suatu keharusan untuk kita semua selaku umat Nabi Muhammad SAW gembira dengan kelahiran Nabi Junjunan alam.
Sudah menjadi satu tradisi di mushola Alikhlas selalu memperingati hari kelahiran Nabi dengan mengadakan pembacaan rawi Barjanzi setiap ba'da magrib di mulai dari tanggal 1 sampai 12 Robi'ulawal.
Ada satu yang beda dari acara yang tiap tahun di adakan ini, dalam menyambut kegembiraan malam kelahiran Nabi SAW, panitia membuat satu surprise atau kejutan untuk anak-anak penerus generasi Alikhlas dengan membagikan uang yang telah di hias seperti bendera. Hal ini tak lain tujuannya agar anak-anak penerus generasi di Alikhlas lebih antusias lagi terhadap peringatan Maulid Nabi.
Pada dasarnya gembiranya atas kelahiran Nabi telah di riwatkan pada kisah Abu Lahab Dalam kitab al-Mawahib al-Laduniyah bi al-Manhi al-Muhammadiyah, Imam al-Zarqani menuliskan,
وَقَدْ رُوِيَ أَنَّ أَبَا لَهَبٍ رُؤِيَ بَعْدَ مَوْتِهِ فِي النَّوْمِ ، فَقِيْلَ لَهُ : مَا حَالُكَ ، فَقَالَ فِي النَّارِ ، إِلَّا أَنَّهُ يُخَفَّفُ عَنِّيْ كُلَّ لَيْلَةِ اثْنَيْنِ وَأَمُصُّ مِنْ بَيْنَ أَصْبُعِيْ مَاءً بِقَدْرِ هَذَا – وَأَشَارَ إِلَى نُقْرَةِ إِبْهَامِهِ – وَأَنَّ ذَلِكَ بِإِعْتَاقِيْ لِثُوَيْبَةَ عِنْدَمَا بَشَّرَتْنِيْ بِوِلَادَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِإِرْضَاعِهَا لَه
“Abu Lahab diperlihatkan di dalam mimpi setelah ia mati, ditanyakan kepadanya, “Bagaimana keadaanmu?” Ia menjawab, “Di dalam neraka, hanya saja azabku diringankan setiap malam Senin. Aku menghisap air di antara jari jemariku sekadar ini – ia menunjuk ujung ibu jarinya-. Itu aku dapatkan karena aku memerdekakan Tsuwaibah ketika ia memberikan kabar gembira kepadaku tentang kelahiran Muhammad dan ia menyusukan Muhammad”.
Demikian semoga kegembiraan dalam menyambut hari kelahiran Nabi ini di jadikan sebagai bentuk cinta kepada Nabi dan dijadikan jembatan untuk kita semua dalam memperoleh syafaatnya.
wallohu 'alam bisowab
Posting Komentar